Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Re:Zero Kara Hajimeru Isekai Seikatsu-Interlude 3

Interlude III (Chapter 88) : Untuk Setiap Sumpah Mereka. Terbaring di atas tempat tidur, ekspresinya terlihat begitu tenang. Bagi Subaru dia terlihat seperti sedang tertidur. Bulu matanya begitu panjang… Subaru memikirkan hal itu sambil menatap matanya yang tertutup. Dia biasanya berusaha untuk membuat wajahnya terlihat tanpa ekspresi, tapi ketika dia tertidur, sebuah kelembutan yang sesuai dengan usianya terlihat melalui pipi-pipinya. Kalau dipikir-pikir lagi, Subaru tidak pernah melihatnya tertidur. Dia selalu terbangun sebelum Subaru dan tidur setelah Subaru tertidur. Subaru tahu, untuk membuat dirinya terlihat tegas, dia selalu mencoba untuk mengubur sisi kekanak-kanakannya, akan tetapi topeng keras kepala itu telah runtuh berkali-kali di depan mata Subaru. Terkejut, malu, cemberut, menangis ataupun senyum cemerlang setelah tangisannya… Seharusnya ada begitu, begitu banyak kesempatan untuk melihat semua itu lagi “Rem…” Bahkan dengan memanggil namanya, serta mengusap ...

Postingan Terbaru